Pernah merasa anak, murid, atau anggota tim muda sulit dinasihati?
Kita sudah berniat baik, tetapi respons mereka justru diam, membantah, menjauh, atau terlihat tersinggung.
Bisa jadi masalahnya bukan pada niat kita, tetapi pada cara kita menyampaikan.
Di usia 10 sampai 25 tahun, kaum muda sedang berada dalam fase yang sangat peka terhadap penghargaan, rasa hormat, dan posisi mereka di mata orang lain.
Satu kalimat yang terdengar biasa bagi orang dewasa, bisa terasa seperti merendahkan bagi mereka.
Buku 10 to 25: Seni Memotivasi Generasi Muda karya David Yeager, Ph.D. membantu kita memahami cara kerja pikiran generasi muda dengan pendekatan ilmiah yang mudah dipahami.
Buku ini menjelaskan mengapa mereka sangat membutuhkan rasa dihargai, mengapa kritik bisa memicu konflik, dan bagaimana orang dewasa bisa tetap membimbing tanpa membuat mereka merasa dikecilkan.
Melalui konsep mentor mindset, pembaca diajak membangun cara komunikasi yang lebih tepat: tegas, hangat, menghormati, dan tetap mengarahkan.
Bukan memanjakan, bukan pula mengontrol berlebihan, tetapi hadir sebagai sosok yang dipercaya.
Buku ini cocok untuk orang tua, guru, pemimpin tim, pelatih, HR, dan siapa saja yang sering berinteraksi dengan anak muda.
Dengan memahami isi buku ini, kita bisa mengurangi salah paham, membangun kedekatan, dan membantu mereka tumbuh dengan lebih percaya diri.
Miliki 10 to 25 sekarang, dan temukan cara baru untuk memotivasi generasi muda tanpa harus banyak konflik, tanpa merasa diabaikan, dan tanpa kehilangan hubungan baik dengan mereka.