Hari ini, manusia tidak hanya hidup di dunia nyata. Mereka juga membangun identitas, relasi, pengalaman, konflik, bahkan makna hidup di ruang digital.
Dari media sosial, komunitas online, hingga cybercommunity, lahir kehidupan kedua yang tidak bisa lagi dibaca hanya dengan pendekatan penelitian sosial konvensional.
Buku Cyberphenomenology Research Procedure karya Prof. Dr. Burhan Bungin, M.Si., Ph.D., CIQaR., CIQnR., CIMMR. hadir sebagai jawaban atas tantangan baru dalam dunia penelitian sosial-humaniora.
Selama ini, phenomenology banyak digunakan untuk menggali pengalaman manusia dalam kehidupan sosial nyata.
Namun ketika pengalaman manusia bergeser ke ruang digital, muncul pertanyaan besar: apakah pendekatan lama masih cukup untuk memahami pengalaman manusia di cybercommunity?
Di sinilah buku ini menjadi penting. Cyberphenomenology menawarkan cara pandang baru untuk meneliti pengalaman manusia di dunia digital.
Bukan sekadar melihat budaya kelompok seperti netnography, tetapi menggali apa yang dialami seseorang, bagaimana mereka mengalaminya, dan bagaimana pengalaman itu terbentuk dalam kehidupan kedua manusia di ruang cyber.
Buku ini bukan hanya membahas konsep, tetapi menghadirkan prosedur penelitian yang inovatif dan dapat menjadi pijakan baru bagi akademisi, mahasiswa, dosen, peneliti, maupun praktisi sosial-humaniora yang ingin memahami realitas digital secara lebih mendalam.
Disusun dari berbagai jurnal internasional, buku, disertasi, serta literature review dari penerapan phenomenology di berbagai perguruan tinggi dunia, karya ini memiliki landasan ilmiah yang kuat dan membuka ruang diskusi baru dalam perkembangan metodologi penelitian.
Jika Anda ingin memahami arah baru penelitian sosial di era digital, buku ini layak menjadi referensi penting.
Karena dunia baru menghadirkan masalah baru, dan masalah baru membutuhkan pendekatan baru.
Cyberphenomenology Research Procedure adalah bacaan untuk mereka yang ingin melangkah lebih maju dalam memahami manusia, pengalaman, dan kehidupan digital masa kini.
Miliki bukunya sekarang dan jadilah bagian dari pembaca awal yang memahami lahirnya pendekatan baru dalam penelitian cybercommunity.