Hari-hari terus berjalan.. pekerjaan, tanggung jawab, dan rutinitas mengisi waktu.
Di sela semuanya, ada pertanyaan yang layak diberi ruang: apa yang membuat hidup terasa bermakna?
Kadang, sebuah bacaan membuka sudut pandang yang belum pernah terpikirkan.
Midpoint karya Dee Lestari mempertemukan sains, filosofi, dan perenungan personal dalam perjalanan memahami hidup, dari usia muda hingga paruh baya.
Lewat cuplikan pengalaman pribadinya yang dituturkan dengan mengasyikkan, Dee mengajak pembaca menyelami paradoks kedewasaan. Tentang merawat keberdayaan fisik, memaknai ulang penderitaan, dan menemukan alasan untuk tetap merayakan hidup.
Bayangkan meluangkan waktu untuk membaca, lalu menemukan gagasan yang membuat pengalaman sehari-hari terlihat berbeda.
Tubuh mendapat perhatian, pengalaman menjadi bahan pembelajaran, dan hal-hal sederhana kembali terasa berharga.
Memadukan daya tarik memoar dengan pelajaran pengembangan diri, Midpoint menghadirkan konsep inteligensi kristal sebagai bagian dari pembahasannya.
Sebuah ruang untuk merenungkan bagaimana pengalaman dapat memperkaya cara memandang kehidupan.
Perpaduan kisah personal dan panduan yang membumi menjadikan buku ini teman baca bagi siapa saja yang ingin menavigasi perubahan dan memahami kedewasaan lebih dalam.
Setiap fase hidup menyimpan sesuatu untuk dipelajari.
Beri diri kesempatan untuk berhenti sejenak, membaca, dan melihatnya dengan perspektif baru.