Nilai tukar Rupiah sering menjadi berita, kadang menguat, kadang melemah, lalu memengaruhi harga, investasi, perdagangan, hingga arah kebijakan ekonomi.
Namun di balik angka yang berubah setiap hari, ada satu pertanyaan penting: bagaimana sebenarnya nilai tukar Rupiah dapat dipahami secara lebih ilmiah?
Buku Monograf Nilai Tukar Rupiah Purchasing Power Parity karya Dr. Agus Budi Santosa, M.Si., & Dr. Sri Nawatmi, S.E., M.Si. hadir untuk membawa pembaca melihat persoalan nilai tukar bukan sekadar dari permukaan, tetapi dari dasar teori, data, dan dinamika ekonomi terbuka Indonesia.
Melalui pembahasan yang sistematis, buku ini menguraikan bagaimana aliran modal asing, inflow dan outflow valuta asing, serta keterbukaan ekonomi dapat memengaruhi fluktuasi Rupiah.
Peristiwa besar seperti krisis ekonomi 1997 dan 2008 juga dibahas sebagai gambaran nyata bahwa perubahan nilai tukar dapat memberi dampak luas terhadap stabilitas makroekonomi Indonesia.
Yang membuat buku ini penting adalah fokusnya pada pendekatan Purchasing Power Parity, sebuah model yang digunakan untuk memahami hubungan antara daya beli, harga, dan nilai tukar.
Pembaca diajak memahami bagaimana teori ini dapat menjadi dasar dalam membaca pergerakan Rupiah, melakukan estimasi, serta melihat peluang penerapannya dalam kebijakan stabilisasi nilai tukar.
Buku ini cocok untuk mahasiswa, dosen, peneliti, praktisi ekonomi, pemerhati kebijakan, maupun siapa pun yang ingin memahami ekonomi Indonesia dengan cara yang lebih mendalam dan terarah.
Isinya bukan hanya teori, tetapi juga hasil penelitian yang membantu pembaca melihat nilai tukar Rupiah dalam konteks yang lebih utuh.
Jika selama ini pembahasan nilai tukar terasa rumit dan jauh dari kehidupan sehari-hari, buku ini membantu membukakan pintu pemahaman dengan pendekatan akademik yang terstruktur.
Miliki sekarang Monograf Nilai Tukar Rupiah Purchasing Power Parity dan pahami bagaimana Rupiah, daya beli, serta stabilitas ekonomi saling berkaitan dalam perekonomian Indonesia.