Ekonomi tidak pernah berdiri sendiri. Di balik pasar, transaksi, lembaga, dan kebijakan selalu ada manusia, nilai, budaya, agama, dan struktur sosial yang ikut membentuk arah kehidupan ekonomi.
Banyak orang melihat ekonomi hanya sebagai angka, keuntungan dan pertumbuhan.
Padahal dalam praktiknya, ekonomi juga bergerak melalui relasi sosial, kepercayaan, institusi, serta nilai-nilai yang hidup di tengah masyarakat.
Di sinilah sosiologi ekonomi menjadi penting untuk dipahami.
Buku Sosiologi Ekonomi Teori dan Praktik karya Muhammad Adlin Sila Rajawali mengajak pembaca melihat ekonomi dari sudut pandang yang lebih luas.
Buku ini membahas bagaimana institusionalisasi, hibridisasi, dan model sosial ekonomi Islam berkembang dalam konteks Indonesia, sebuah negara dengan dinamika sosial, budaya, dan keagamaan yang sangat kaya.
Melalui buku ini, pembaca diajak memahami bahwa ekonomi Islam bukan hanya soal sistem keuangan atau aturan transaksi, tetapi juga tentang bagaimana nilai-nilai sosial dan keagamaan membentuk praktik ekonomi di masyarakat.
Pembahasannya relevan bagi mahasiswa, akademisi, praktisi, pengambil kebijakan, maupun siapa pun yang ingin memahami hubungan antara ekonomi, masyarakat, dan Islam secara lebih mendalam.
Buku ini membantu membuka cara pandang baru bahwa praktik ekonomi tidak cukup dipahami dari teori pasar semata.
Ada proses sosial, adaptasi budaya, dan pembentukan institusi yang membuat ekonomi hidup dan berkembang sesuai konteks masyarakatnya.
Jika Anda ingin memahami ekonomi Indonesia dari sisi yang lebih manusiawi, sosial, dan bernilai, buku ini layak menjadi bacaan penting.
Miliki Sosiologi Ekonomi Teori dan Praktik sekarang, dan pahami bagaimana ekonomi, masyarakat, serta nilai Islam saling bertemu dalam praktik kehidupan nyata.